Sunday, September 8, 2013

BJ Habibie Kembali ke Industri Pesawat, Dirikan PT Regio Aviasi

BANDUNG, (PRLM).- Demi mengembalikan dan menyelesaikan kembali pesawat N 250 yang sempat berhenti di tengah jalan, Mantan Presiden RI Bacharudin Jusuf Habibie mendirikan PT Regio Aviasi Industri (RAI).

PT ini didirikan dua perusahaan swasta, PT Ilhabi (milik Ilham Akbar Habibie) akan memegang 51 persen saham dan PT Eagle Capital (milik Erry Firmansyah) mendapat bagian 49 persen.

"Besok (11/8/12) akan dilakukan penandatanganan di rumah saya di Kuningan. Saya akan menjabat Ketua Dewan Komisaris dan akan memanfaatkan network (jaringan) saya. Projeknya mengembalikan N250. Nanti saya akan mengembangkan desain lebih dulu dan mesinnya akan disesuaikan dengan mesin yang sekarang," kata Habibie saat menggelar konferensi pers usai Upacara Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (10/8/12).

Sayap pesawat yang akan dirancang Habibie masih sama dengan N250 sebelumnya. Namun ada beberapa perubahan dalam teknologi yang nantinya serba digital. Dia berharap dalam lima tahun mendatang, N250 sudah mendapat sertifikat Federal Aviation Administration (FAA). Sertifikat ini sebelumnya pernah direncanakan 17 tahun lalu, akan diperoleh N250 pada tahun 2000. (A-199/A-88)***


(Sumber: ads)

Saturday, September 7, 2013

FILM : ROBOCOP (2014)

Kalian masih ingat tidak dengan karakter disamping? iya, itu robocop. sebuah robot yang setengah dari bagian tubuhnya adalah sebuah manusia dan setengahnya lagi adalah mesin. Tentu kalian sudah menonton film produksi tahun 1987 ini kan, tapi buat anak-anak di era sekarang mungkin banyak yang tidak sempat menonton film ini. Jadi inget masa kecil dulu ni...

Nah....... film robocop ini akan di-remake kembali dengan judul yang sama yaitu "RoboCop" dan akan dirilis pada 7 Februari 2014 di Inggris dan Amerika, tidak tahu ini tayang di Indonesia kapan. film ini dibintangi oleh Joel Kinnaman sebagai Alex Murphy (robocop) dan Abbie Cornish sebagai Clara Murphy (istri Alex). Film ini disutradarai oleh José Padilha. Kemungkinan jalan ceritanya masih sama, tapi yang membedakan adalah tampilan robocop yang semakin keren. Wajib ditonton film ini, ditunggu saja kapan akan tayang di bioskop-bioskop Indonesia. Lihat trilernya dibawah.











Friday, September 6, 2013

Teruskan Mimpi Sang Ayah, Ilham Habibie Bikin The Next N250


Jakarta - Lima belas tahun lalu bangsa Indonesia pernah bermimpi punya pesawat buatan anak negeri melalui N250 yang diciptakan BJ Habibie.
Namun, apa daya akibat ikut terseret arus politik, pesawat yang dinamai Gatotkaca tersebut yang sudah melalu berbagai perjuangan dan kerja keras oleh International Monetary Fund (IMF) diperintahkan untuk dihentikan.

Lima belas tahun berlalu, mimpi yang kandas tersebut kembali dihidupkan kembali oleh sang anak Ilham Habibie yang bertekad untuk mewujudkan mimpi sang ayah dan bangsa Indonesia, memproduksi pesawat sipil the next N250, si Gatotkaca terbang melintasi nusantara dan dunia.

Bagaimana cara Ilham mewujudkan impian sang ayah tersebut? ini petikan wawancara detikFinance dengan Ilham Habibie yang ditemui dikantornya, di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, pekan lalu, seperti dikutip Senin (18/3/2013).

Mengapa Anda Ingin Melanjutkan Proyek The Next N250?

Banyak hal, ini tidak hanya sekedar melanjutkan proyek Bapak (BJ Habibie) yang dulu gagal bukan karena ketidakmampuan kita, tetapi dikarenakan politik, kita dipaksa untuk gagal.

Tujuannya, ingin menunjukkan kepada bangsa Indonesia, bahwa kita mampu, kita bisa dan memang sebetulkan kita bisa membuat pesawat dari anak-anak bangsa.

Bagi kami, pesawat terbang adalah simbol, bahwa ketika kita bisa membuat pesawat sendiri dan memang layak secara ekonomis, maka pada prinsipnya anak bangsa ini bisa menciptakan apa saja, baik itu mobil, kereta api, sepeda motor, komputer atau apapun teknologi canggih didunia ini.

Anda menyebut N250 karya BJ Habibie dipaksa gagal, siapa yang memaksa?

International Monetary Fund (IMF). Pada tahun 1998 negara kita mengalami krisis financial, IMF masuk untuk membantu Indonesia untuk keluar dari krisis. Salah satu perintah mereka adalah menghentikan proyek N250.

Terang saja itu merupakan suatu pukulan keras dan sangat disayangkan oleh Bapak. Karena secara teknis proyek pesawat tersebut tidak ada hubungannya dengan krisis yang melanda Indonesia.

Selain itu proyek yang dilakukan IPTN ( Industri Pesawat Terbang Nusantara) saat ini bernama PT Dirgantara Indonesia (PT DI) tidak memiliki utang di luar negeri, hanya memiliki pinjaman dengan negara sendiri. Dan yang terlilit utang pada saat itu adalah perusahaan swasta, namun apa daya, karena politis proyek ini dihentikan.

Mendapati proyek tersebut dihentikan tentu sangat disayangkan oleh Bapak (BJ Habibie), mengapa? Karena N250 sudah hampir selesai, tinggal disertifikasi layak terbang untuk sipil. Jadi ini bukan karena ketidakmampuan kita tetapi karena unsur politis.

Terhentinya proyek pesawat N250 berdampak pada kelangsungan IPTN sendiri. Memang IPTN masih memiliki proyek lain seperti CN235 dan mensuplai suku cadang perusahaan lain, namun CN235 itu lebih dikhususnya untuk pelanggan-pelanggan militer seperti TNI Angkatan Udara.

Sementara pasar yang jauh lebih besar adalah pesawat sipil (N250), namun tentunya untuk bisa lalu di pasaran kita tidak mungkin hanya punya satu pesawat kita perlu portfolio beberapa produk untuk kita tawarkan ke pelanggan. Jadi bagaimana kita mau mengembangkan produk pesawat sipil ini.

Modal kita Apa? Apalagi produsen pesawat saat ini juga bersaing sangat ketat ada Boeing, Airbus, Shukoi, ATR dan banyak lagi?

Secara prinsip kita mampu buat pesawat, karena kita dulu dan sampai saat ini masih bisa buat pesawat. Bagaimana menyaingi perusahaan pembuat yang saat ini juga bersaing dengan produk pesawat yang canggih? Kita punya sumber daya manusianya.

Banyak putra-putri bangsa Indonesia saat ini tersebar di beberapa perusahaan di luar negeri, ada yang bekerja di Boeing, ada yang di Airbus, ATR, di Brazil, Jerman, Italia, Inggris, Prancis, di PT DI dan lainnya.

Sebagian besar mereka bisa diajak kembali untuk membuat proyek tanah air ini. Dan sebagian lagi bisa bekerjasama dengan menyumbangkan pikiran mereka atau menjadi konsultan kita, jaman sekarang maju, mereka bisa bersama-sama kita mengerjakan proyek ini walau diri mereka tidak ada di Indonesia, tetapi di tempat kerja mereka, kita bisa berkolaborasi.

Kita dari A-Z bisa membuat teknologi pesawat canggih, kita mampu untuk itu. Masa negara ini hanya tergantung pada Sumber Daya Alam (SDA) walau itu tidak ada yang salah, tapi kita harus tunjukkan kepada dunia, kita ini bangsa yang bisa menciptakan produk-produk kita sendiri. Ketika kita mampu ciptakan pesawat dan laku di jual, kita pasti akan bisa buat mobil, sepeda motor kereta api.

Pesawat terbang menjadi sangat fundamental bagi Indonesia karena luasnya wilayah Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau, dan ribuan pulau tersebut untuk membangunnya tidak bisa dilakukan hanya dengan menggunakan kapal, jembatan atau kereta api.

Pesawat terbanglah yang sangat mampu untuk 'menyambungkan' pulau-pulau di Indonesia, mobilitas yang makin hari makin tinggi menuntut kecepatan, seperti ikan tuna hari ini ditangkap besoknya harus ada di Jepang, itu tidak bisa dilakukan tanpa menggunakan pesawat.

Bisa dilihat saat ini saja harga tiket kapal dan kereta api jauh lebih mahal dibandingkan dengan harga tiket pesawat. Ketika suatu perusahaan airlines dikelola dengan manajemen yang baik dan memiliki pesawat yang banyak, maka ongkos biaya transportasi mereka akan jauh lebih murah.

Modal terakhir tentunya dibutuhkan financial yang cukup besar, tidak sedikit, kalau dari dana kita sendiri tentunya tidak akan cukup membiayai perusahaan yang memilai proyek pembuatan pesawat dari awal kembali.

Untuk itu dibutuhkan kolaboransi dengan pihak luar, kita akan menggaet perusahaan-perusahaan yang bisa memberi kita modal untuk menggarap proyek kita ini. Dan tetap kami pastikan kepemilikan kita tetap mayoritas, karena ini merupakan proyek nasional.

Kenapa harus berkolaborasi? Ya seperti perusahaan Airbus dia bisa besar seperti saat ini saja harus berkolaborasi dengan Prancis, Jerman, Inggris, Itali dan Spanyol, mereka bergabung menjadi satu untuk membangun Airbus bisa mengalahkan perusahaan lainnya.

Setelah produksi, ke mana pesawat ini akan dijual? Sementara maskapai-maskapai di dalam negeri sudah menggunakan produk dari perusahaan kelas dunia?

Pasar utama tentunya pasar dalam negeri sendiri. Bayangkan potensi kita sangat besar, pulau-pulau yang belum tersambung lalu lintas pesawat banyak sekali.

Kebutuhan pesawat tiap tahunnya di Indonesia tidak ada habisnya. Bayangkan saja berapa miliar dolar dihabiskan perusahaan airlines kita untuk membeli pesawat tiap tahunnya.

Bahkan Menteri Keuangan saja pernah complain, neraca perdagangan kita terganggu karena banyaknya kita membeli pesawat terbang dan ke depannya kebutuhannya akan makin banyak.

Tentunya kita tidak akan mengandalkan pasar dalam negeri saja, tetapi juga pasar di luar negeri juga. Kalau kita mengandalkan pasar dalam negeri sendiri itu bahaya. Namun, bagaimana pesawat kita mau laku di luar negeri kalau di dalam negeri pesawat kita belum dipakai. Jadi fokus utama tentu pasar dalam negeri dahulu.

Untuk mewujudkan proyek pesawat terbang The Next N-250 ini saya mengajak mantan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Erry Firmansyah. Kami mendirikan perusahaan PT Ragio Aviasi Industri (RAI).

Alasannya menggandeng Erry, karena Pak Erry punya segudang pengalaman dalam bidang finansial, dari sisi saja pengalaman enginer, nanti ketika perusahaan ini berjalan dan berkembang, tentunya ada keinginan kita bisa melantai di bursa saham untuk mencari modal dan mengembangkan perusahaan ini jauh lebih besar lagi, dan tidak perlu repot lagi karena Pak Erry sangat menguasai bidang ini.

Jadi pesawat yang akan dibangun adalah N-250 karya ayah Anda?

Tidak. Yang kita buat adalah R80, berbeda dengan N-250 buatan Bapak saya. Mungkin yang sama hanyalah diameter pesawat saja, namun ukuran pesawat R80 ini jauh lebih besar karena N-250 kapasitas penumpangnya hanya untuk 50 kursi, sementara R80 kapasitas kursinya sebanyak 80 kursi.

Selain itu, mesin juga berbeda, kokpit juga berbeda, sistem kendali juga berbeda, sistem landing juga berbeda. Pesawatnya berbeda, tetapi tujuannya sama yakni agar pesawat hasil karya anak bangsa sendiri bisa terbang melintasi nusantara dan dunia.

Dan kita sangat-sangat mampu untuk membuatnya, IMF atau apapun tidak akan bisa menghalangi kita kembali.


(Sumber: finance.detik.com)

Wednesday, September 4, 2013

FILM : UNITED (2011) : MUNICH AIR CRASH


Tanggal Rilis : 24 April 2011

Jenis Film : Drama | History | Sport

Director: James Strong

Writer: Chris Chibnall

Stars: Dean Andrews, Kate Ashfield and Natalie Burt




Ringkasan Cerita FILM UNITED (2011) :
United adalah film berdasarkan kisah nyata legenda manchester United “Busby Babes”, film yang mengulas bagaimana keluarga korban serta anggota tim MU yang selamat menceritakan kisah inspiratif dari tim dan komunitas MU mengatasi masalah atas tragedi kecelakaan pesawat 1958 di Munich yang mengerikan.




Tragedi München 1958




Tragedi München 1958 terjadi di Bandar Udara Munich-Riem, München, Jerman pada tanggal 6 Februari 1958. Kecelakaan terjadi ketika British European Airways Penerbangan 609 jatuh pada usaha ketiganya untuk lepas landas dari kubangan lumpur yang menyelimuti landasan. Di dalam pesawat terdapat para pemain Manchester United yang bersinar kala itu , dijuluki “Busby Babes”, bersama dengan sejumlah pendukung dan wartawan. 20 dari 44 orang di pesawat tewas dalam kecelakaan. Yang terluka, beberapa di antaranya sudah tak sadarkan diri, dibawa ke Rumah Sakit Rechts der Isar di Munich di mana 3 orang meninggal, sehingga yang selamat hanya 21 orang.

Mengenang Munich Air Disaster 1958

Tragedi Muenchen 1958 terjadi di bandar udara Munich-Riem, München, Jerman pada tanggal 6 Februari 1958. Kecelakaan terjadi ketika British European Airways Penerbangan 609 jatuh pada usaha ketiganya untuk lepas landas dari kubangan lumpur yang menyelimuti landasan.




Di dalam pesawat terdapat para pemain Manchester United yang bersinar kala itu , dijuluki “Busby Babes”, bersama dengan sejumlah pendukung dan wartawan. 20 dari 44 orang di pesawat tewas dalam kecelakaan.

Yang terluka, beberapa di antaranya sudah tak sadarkan diri, dibawa ke Rumah Sakit Rechts der Isar di Munich di mana 3 orang meninggal, sehingga yang selamat hanya 21 orang.
kejadian

Tim dalam perjalanan kembali dari sebuah pertandingan Piala Eropa 1957-1958 di Belgrade , Yugoslavia , melawan Red Star Belgrade , tetapi harus berhenti di Munich untuk mengisi bahan bakar, sebagai akibat dari perjalanan non-stop Belgrade ke Manchester, yang di luar batas kemampuan jangkauan pesawat sekelas Airspeed Ambassador.

Setelah mengisi bahan bakar, sang pilot, Kapten James Thain dan kopilot Kenneth Rayment, mencoba lepas landas maksimal dua kali, tetapi harus membatalkan kedua upaya tersebut karena gangguan di mesin.

Takut bahwa mereka akan terlambat jadwal, Kapten Thain menolak menginap di Munich dan memilih melakukan upaya lepas landas untuk ketiga kalinya. Pada saat upaya ketiga, mulai turun salju, menyebabkan lapisan lumpur di ujung landasan.

Ketika pesawat menyentuh lumpur, pesawat kehilangan kecepatan, membuat pesawat tidak dapat lepas landas. Pesawat menabrak pagar dan melewati ujung landasan, sebelum sayap pesawat membentur rumah terdekat sehingga sobek.

Khawatir bahwa pesawat akan meledak, Kapten Thain menyuruh para penumpang yang selamat pergi menjauh sejauh mungkin.

Meskipun demikian, kiper Manchester United Harry Gregg tetap di dekat bangkai pesawat untuk menarik korban yang selamat dari reruntuhan pesawat.

Kiper United itu tampil sebagai pahlawan. Setelah berhasil keluar dengan menendang jendela Gregg kembali masuk kedalam untuk menyelamatkan teman2nya. Sosok pertama yang ditemukan adalah Bert Whalley, salah satu staff pelatih Setan Merah, terbujur kaku dan telah menghembuskan nafasnya.




Tanpa mempedulikan bahaya yang setiap saat dapat merenggut jiwanya, Gregg terun mencoba menemukan korban2 lain, tubuh Bobby Charlton dan Dennis Viollet tergeletak tidak jauh dari mayat Whalley, masih bernafas, dengan sekuat tenaga ditariknya tali pinggang keduanya.

“Aku mencoba utk menemukan temanku, Blanchy ( Jackie Blanchflower ) ternyata dia masih hidup, namun kondisinya sangat parah, lengan nya nyaris putus, disebelahnya tergeletak kapten Tim Roger Byrne sudah tak bernyawa,” tutur Gregg.

Beberapa saat setelah kejadian itu aku berteriak minta tolong, saat itulah Charlton dan Viollet tiba2 berdiri disampingku.Matt Busby aku temukan terbaring diluar pesawat dengan kaki terluka parah.

Pasca kejadian

Sebuah penyelidikan oleh pihak berwenang bandara Jerman Barat awalnya menyalahkan Kapten Thain untuk kecelakaan tersebut, mengklaim bahwa dia telah gagal untuk menghilangkan es yang membeku pada sayap pesawat, yang dianggap sebagai penyebab kecelakaan, meskipun pernyataan yang bertentangan muncul dari para saksi mata.




Kemudian ditetapkan bahwa kecelakaan itu, pada kenyataannya, disebabkan oleh kubangan lumpur campur salju di landasan pacu, yang mengakibatkan pesawat yang tidak mampu mencapai kecepatan minimum untuk lepas landas.

Nama Thain akhirnya menghilang pada tahun 1968, sepuluh tahun setelah kejadian.
para korban tewas.




-kru pesawat

> Kaptain Kenneth “Ken” Rayment, kopilot (selamat dari kejadian tetapi mengalami cedera parah dan meninggal tiga minggu setelahnya di rumah sakit setelah mengalami gegar otak)

> Tom Cable, pramugara

-penumpang

*pemain Manchester United

-Geoff Bent
-Roger Byrne
-Eddie Colman
-Duncan Edwards (selamat dari
kecelakaan, tapi meninggal 15
hari kemudian)
-Mark Jones
-David Pegg
-Tommy Taylor
-Liam “Billy”Whelan

*para staf Manchester United

-Walter Crickmer, sekretari klub Tom Curry, trainer
-Bert Whalley, kepala pelatih

*wartawan dan jurnalis

-Alf Clarke, Manchester Evening Chronicle
-Donny Davies, Manchester Guardian
-George Follows, Daily Herald
-Tom Jackson, Manchester Evening News
-Archie Ledbrooke, Daily Mirror
-Henry Rose, Daily Express
-Frank Swift, News of the World (juga mantan kiper Inggris dan Manchester City ; meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit)
-Eric Thompson, Daily Mail

Penumpang lain
-Bela Miklos, agen perjalanan
-Willie Satinoff, supporter, dan teman dekat Matt busby.

Wali Allah dipulau Bali

Ternyata wali Allah juga ada di pulau Bali, saya kira cuma ada di pulau Jawa saja yaitu wali songo (wali 9), hehehehehe...

Syiar Islam di Bali memiliki cerita tersendiri. Meski banyak referensi tentang penyebaran agama Islam di pulau mayoritas pemeluk Hindu itu, namun sedikit sekali yang pernah mendengar kisah Wali Pitu.
Ya, jika di Pulau Jawa terkenal dengan Wali Songo, maka di Bali ada pula mereka yang disebut sebagai Wali Allah. Jumlah mereka tujuh orang, sehingga disebut Wali Pitu. Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Denpasar, Mustofa Al Amin menuturkan, nama Wali Pitu merupakan hasil penelitian dari Habib Toyib Zein Assegaf.

"Beliau mendapat isyarat secara kesufian, tentang adanya ketujuh orang penyiar Islam di Bali ini. Berdasarkan isyarat kesufian itu, beliau melakukan penelitian lapangan, dan fakta membuktikan isyarat itu benar adanya. Itulah yang dikenal dengan istilah Wali Pitu," terang Mustofa kepada VIVAnews.com.

Meski fakta membenarkan keberadaan Wali Pitu, namun penetapan nama itu sendiri bukan berdasarkan kesepakatan umat muslim Bali. Kendati begitu, bukan berarti kiprah Wali Pitu tidak diakui dalam konteks syiar Islam di Bali.
"Validitasnya tidak bisa menyamai Wali Songo, karena kiprah mereka dari cerita ke cerita, bahwa Wali Pitu memiliki pengaruh dan karomah yang sangat penting bagi perkembangan Islam di Bali," ulasnya.

"Artinya tidak salah jika umat muslim menjadikan Wali Pitu sebagai panutan. Hanya saja, bagi para peziarah makam Wali Pitu ini tetap tidak boleh menyimpang dari syariah."

MUI sendiri tidak mempermasalahkan keberadaan Wali Pitu ini. Masyarakat menerima atau tidak keberadaan mereka, imbuhnya, itu merupakan keyakinan masing-masing. Sebab, Wali Pitu memiliki peranan masing-masing kepada masyarakat di zamannya, sembari melakukan syiar Islam. "Bagi kami Wali Pitu itu tidak ada masalah," tegasnya.

Ia melanjutkan, MUI Denpasar mengapresiasi upaya penelitian dan hasilnya tentu yang berkaitan dengan sejarah perkembangan umat Islam di Bali termasuk para tokoh, seperti Wali Pitu, yang memberikan kontribusi terhadap perkembangan tersebut.

Penelitian dan kajian lebih lanjut, sangat penting dan mendesak sifatnya untuk segera dilakukan. "Wali Pitu ini hendaknya menggugah umat Islam Bali khususnya dan Nusantara pada umumnya untuk meningkatkan semangat mereka berdakwah dengan cara dan pendekatan yang moderat, toleran dan damai, di samping berpihak pada kebenaran dan kejujuran, keuletan dan keberanian, serta keadilan dan ketulusan seperti diperankan tokoh-tokoh tersebut," ajaknya.

"Mereka juga harus lebih memahami kesejarahan mereka di Bali yang memiliki keunikan dan kekhasan."

Berikut mereka yang disebut Wali Pitu:
1. Habib Ali Bin Umar Bafaqih
2. Habib Ali Bin Abu Bakar Bin Umar Bin Abu Bakar Al Khamid
3. Syeh Maulana yusuf Al Magribi
4. Habib Ali Bin Zaenal Abidin Al Idrus
5. Raden ayu siti khotijah
6. Habib Umar Maulana Yusuf

7. Syeh Abdul Qodir Muhammad

1. Habib Ali Bin Umar Bafaqih



















2. Habib Ali Bin Abu Bakar Bin Umar Bin Abu Bakar Al Khamid

























3. Syeh Maulana yusuf Al Magribi



















4. Habib Ali Bin Zaenal Abidin Al Idrus



















5. Raden ayu siti khotijah



















6. Habib Umar Maulana Yusuf
(maaf gambar masih dalam perbaikan)



7. Syeh Abdul Qodir Muhammad


Friday, August 30, 2013

Bima Satria Garuda


Wooow....!!
Keren....!

Masih inget gak waktu kita kecil dulu sama serial pahlawan super "Ksatria Baja Hitam" atau "Kamen Rider Black"? yang ditayangkan di RCTI itu lho... itu kan produksi Jepang.
Sekarang ada lho serial pahlawan super yang sejenis "Kamen Rider" produksi anak bangsa, namanya "Bima Satria Garuda". Gimana, keren gak?
Sebagai warga negara Indonesia saya mengaku bangga dengan karya anak bangsa ini, keren banget, animasinya gak kalah sama "Kamen Rider", kostumnya juga keren-keren, coba aja kalian lihat.


Bima Satria Garuda adalah sebuah serial tokusatsu Indonesia. Bima Satria Garuda merupakan hasil kerja sama MNC Media dengan Ishimori Productions, pembuat serial Kamen Rider. Dibintangi oleh Christian Loho, Rayhan Febrian, Stella Cornelia (JKT48), Adhitya Alkatiri, dan Sutan Simatupang, Bima Satria Garuda ditayangkan di RCTI mulai 30 Juni 2013, Setiap hari Minggu pukul 08.30 WIB dengan tayangan ulangnya pada hari Sabtu pukul 15.00 WIB.